Rabu, 22 April 2015

Jenis cinta


Cinta dapat membawa seseorang kepada kebahagiaan yang hakiki. Tapi, kebanyakan manusia hanyut dalam arus cinta sehingga mereka tenggelam dalam kesengsaraan dan penderitaan.
Ibnul Qayyim Al-Jauziy menyebutkan bahwa ada beberapa jenis cinta yang harus dibedakan agar tidak timbul persepsi yang salah.
1.    Mahabbatullah (Cinta kepada Allah)
Cinta kepada Allah adalah cinta yang sebenar-benarnya, cinta hakiki dan merupakan kewajiban bagi kita untuk mewujudkannya.
2.    Mahabbatu ma yuhibbullah (mencintai apa yang dicintai Allah)
Agar dapat memperoleh cinta dari siapa yang kita cintai, seharusnya kita mencintai apa yang ia cintai terlebih dahulu. Jenis cinta mahabbatu ma yuhibbullah akan memasukkan seseorang ke dalam islam dan mengeluarkannya dari kekafiran. Contohnya adalh cinta kepada Rasulullah SAW dan cinta terhadap berbagai ibadah kepada Allah.
3.    Al-Hubbu fillah wa lillah (cinta karena Allah dan di jalan Allah)
Jenis cinta ini merupakan syarat dari kecintaan kepada apa yang dicintai oleh Alla. Mencintai apa yang dicintai Allah tidak akn lurus kecuali jika ia mencintai karena Allah dan di jalan Allah.
4.    Al-Mahabbah ma’allah (cinta yang mendua kepada Allah)
Maksudnya, kita mencintai selain Allah dan juga mencintai Allah dengan kadar yang sama. Tak diragukan lagi, ini adalah “Cinta Syirik”. Setiap orang yang mencintai sesuatu dengan kecintaan yang sama kepada Allah, bukan dilakukan karna Allah atau di jalan-Nya, ia telah menjadikan objek yang dicintainya sebagai tandingan Allah.
5.    Al-Mahabbah ath-thabi’iyyah (rasa cinta yang manusiawi)

Cinta jenis ini memiliki kesesuaian dengan watak dan naluri kita untuk mencintai. Ini bukan cinta yang dicela, kecuali jika melalaikan kita dari mengingat Allah dan menyibukkan diri kita dari cinta kepada-Nya. 

Sumber dari Buku Tausiyah Cinta 

0 komentar:

Posting Komentar